Manfaat Kefir Susu Kambing, Baik untuk Kesehatan Maupun Kecantikan

Diposting pada

Sejak lama susu kambing menjadi reputasi sebagai penyembuh beragam penyakit, seperti asma, mag, diabetes melitus, dan kanker. Kandungan protein susu kambing mencapai 4,3%, sedangkan susu sapi hanya 3,3%.

Sayang, bau prengus dari susu kambing membuat banyak orang enggan untuk meminumnya.

Namun dengan pengolahan yang berbeda, aroma prengus tersebut bisa dihilangkan. Seperti yang kita lihat di pasaran, terdapat berbagai macam olahan susu kambing seperti susu bubuk, kefir, dan kapsul.

Pada tulisan kali ini redaksi Matang Dream akan mengulas tentang kefir dari susu kambing, baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Kami juga akan memberikan tutorial kepada pembaca bagaimana cara membuat kefir susu kambing.

Manfaat Untuk Kesehatan

Kefir mengandung banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Kefir merupakan olahan sejenis yoghurt, tetapi menggunakan mikrob yang berbeda untuk proses fermentasi.

Selama proses fermentasi, kandungan nutrisi dalam susu akan disederhanakan. Karena penyerapan nutrisinya lebih cepat, kefir baik untuk terapi gangguan pencernaan.

Mikrob starter pada kefir lebih banyak dibandingkan susu fermentasi lain seperti yoghurt. Kefir terbentuk dari sekumpulan bakteri asam laktat dan yeast.

Selain untuk terapi gangguan pencernaan, kefir juga bermanfaat untuk penderita diabetes mellitus, kolestrol tinggi, dan asam urat.

Manfaat Untuk Kecantikan

Kefir susu kambing juga bermanfaat untuk kecantikan. Untuk manfaat kecantikan, kefir susu kambing diyakini untuk menjaga kulit dan kesehatan kulit.

Susu kambing memiliki globula lemak kecil yang akan masuk ke kulit sehingga kulit menjadi lebih halus.

Susu kambing kini diaplikasikan menjadi masker untuk kecantikan kulit. Masker dari kefir dari susu kambing ini bisa digunakan untuk semua jenis kulit.

Dilansir dari klikdokter, masker kefir berperan sebagai asam hidriksi alfa (AHA) yang bermanfaat meningkatkan kondisi kulit, yaitu sebagai eksfoliasi untuk membantu pengelupasan sel kulit mati dan sebagai anti-penuaan.

Cara Mengolah Susu Menjadi Kefir

  1. Siapkan 1-2 liter susu segar, masukan ke dalam wadah dan tambahkan 100 gram bibit kefir.
  2. Aduk susu hingga merata
  3. Tutup rapat wadah dan simpan di tempat yang sejuk.
  4. Kefir bisa dipanen setelah 24 jam atau setelah 48 jam. Apabila muncul endapan kental dan encer, aduk perlahan hingga homogen.
  5. Saring menggunakan saringan kasar (lubang seitar 2 mm). Endapan yang tertinggal di saringan bisa dipergunakan kembali sebagai biit.
  6. Kefir siap dikonsumsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *