harta yang wajib dizakati

Inilah Harta Kekayaan yang Harus Dizakati Menurut Syariat Islam

Diposting pada

1. Zakat Emas dan Perak

Kekayaan emas dan perak, baik yang berupa lantakan, berupa uang, maupun berupa barang-barang kerajinan, dibebani kewajiban zakat dengan syarat-syarat sebagai berikut:

Telah mencapai nishab: untuk perak 200 dirham (672 gram), untuk emas 20 mitsqal (85 gram) emas murni 24 karat.

Kemudian telah dimiliki secara sempurna selama satu tahun.

Selanjutnya harus bersih dari ikatan utang.

2. Zakat Harta Dagangan

Yang dimaksud harta dagangan adalah segala macam barang yang dibeli dengan niat untuk diperdagangkan guna memperoleh keuntungan.

Misalnya saja perhiasan bagi pedagang emas, mobil bagi pedagang mobil, tanah atau rumah yang diperjual-belikan, dan sebagainya.

Nabi Saw bersabda:

“Rasulullah Saw memerintahkan agar kita mengeluarkan zakat atas harta yang kita siapkan untuk dijual-belikan.”(H.R. Abu Dawud).

Harta yang dipandang sebagai harta dagangn yang wajib dizakati diperlukan syarat-syarat sebagai berikut:

a. Ada niat yang diikuti dengan usaha berdagang.

b. Pada awal tahun, jumlah nilai harganya senishab = 85 gram emas murni 24 karat.

c. Pada akhir tahun jumlah nilai keuntungan dan harga barang dagangan yang masih tersisa.

d. Tidak terkait dengan hutang pihak lain.

3. Zakat Tanaman (Zuru’)

Tanaman yang harus dizakati antara lain:

a. Gandum, beras, jagung, cantel, dan jenis bahan makanan pokok.

Dikenakan zakat apabila sudah cukup senishab, yaitu 5 wasaq (7,5 kwintal).

Nabi Saw bersabda:

“Pada biji-bijian dan kurma tidak terdapat kewajiban zakat hingga mencapai 5 wasaq.” (H.R. Muslim dan Nasa’i).

b. Hasil tanaman selain tersebut di atas: seperti tebu, kayu, getah, lada, cengkeh, buah, sayur, dan lain-lain.

Ketentuan nishabnya adalah nilai harga 7,5 kwintal hasil tanaman tersebut.

Nabi Saw Bersabda:

“Hasil tanaman kurang dari 5 wasaq tidak dikenai zakat.” (H.R. Al Jama’ah).

4. Zakat Ternak

Syarat-syarat zakat ternak adalah apabila memperoleh makanan dengan digembalakan dan telah lewat waktu satu tahun.

Binatang ternak yang wajib dizakati adalah unta, sapi, juga kerbau.

Sapi atau kerbau yang mencapai jumlah 30 ekor dikeluarkan zakatnya seekor sapi berumur satu tahun atau lebih.

Jika mencapai jumlah 40 ekor, maka dikeluarkan zakatnya seekor sapi berumur dua tahun atau lebih.

Kambing biasa atau biri-biri nishabnya adalah mulai 40-120 ekor dikenakan zakat seekor kambing.

121-200 ekor zakatnya dua ekor.

201-300 ekor zakatnya tiga ekor, dan seterusnya.

5. Zakat Tambang dan Harta Karun

Tambang adalah benda-benda yang secara alami terdapat di dalam tanah, sebagai kekayaan alam, seperti emas, perak, timah, batu bara, batu permata, dan sebagainya.

Harta karun adalah benda-benda berharga yang berasal dari peninggalan orang-orang terdahul, yang tertimbun tanah.

Benda tambang berupa emas atau perak, nishab dan kadar zakatnya adalah seperti emas dan perak.

Benda tambang selain emas nishab dan kadar zakatnya seperti di atas, yaitu senilai 85 gram emas murni 24 karat dan kadar zakatnya 2,5%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *